LUMAJANG – Petani durian di Desa Denok, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang telah berhasil membudidayakan durian Musang King di lahan seluas 1/4 hektar sejak 2019. Tentu saja dari budidaya durian Musang King ini, Rohmatullah bisa meraup cuan hingga belasan juta rupiah setiap panen.
“Durian Musang King ini bisa dipanen setelah berusia 4 tahun dan berbuah kembali setiap 8 bulan. Jadi durian Musang King ini lebih cepat panen dibandingkan durian lokal,” ujar petani durian Rohmatullah, Jumat (10/11/2023).
Durian Musang King memiliki kelebihan dibanding durian lokal yang dagingnya lebih tebal. Namun, rasanya manis dan legit. Saat musim panen durian tiba, durian ini banyak diminati masyarakat.
“Ciri khasnya memiliki daging buah yang tebal dengan rasa manis dan legit,” terangnya.
Ia menjelaskan, satu buah durian Musang King bisa mencapai berat 2 kg. Buah durian asal Malaysia ini dijual seharga Rp 175.000 per kilogram.
“Durian Musang King merupakan durian asal Malaysia yang populer di kalangan pencinta durian,” imbuhnya.
Salah satu pembeli bernama Riski mengakui kelebihan dari durian ini. Bahkan sejumlah pembeli berdatangan untuk menikmati durian Musang King langsung di kebunnya.
“Durian Musang King ini lebih manis, legit, dan dagingnya tebal. Saya datang langsung ke kebun karena buah duriannya masak pohon dan buahnya fresh,” tandasnya.
Penulis: Habib Az
Editor: Rizal