Kemendes Latih Pengolahan Sagu pada 60 UMKM Keerom

Ilustrasi Olahan Sagu, Sumber Foto: istock
Ilustrasi Olahan Sagu, Sumber Foto: istock

KEEROM – Dalam memanfaatkan pangan lokal, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melaksanakan Workshop Diversifikasi Produk Turunan Sagu. Kegiatan tersebut dalam rangka menghadapi ancaman krisis ketahanan pangan di Kabupaten Keerom.

 

“Hampir 60 UMKM Keerom akan mendapatkan pengetahuan dalam tata cara pengolahan pangan lokal jenis sagu lewat kegiatan ini, dan saya berharap ini bisa menjadi motivasi bagi UMKM kita untuk terus berkembang lewat pangan lokal,” kata Piter Gusbager Bupati Keerom, Kamis (19/10/2023).

 

Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Pramuka Arso Swakarsa itu, bupati mengapresiasi PDTT yang telah memilih Keerom sebagai tempat pusat pelatihan. Ia berharap lewat pelatihan itu, peserta dapat ilmu cara pengelolaan pangan lokal dari bahan dasar sagu.

 

“Keberagaman pangan ini penting, tapi tidak sampe pada satu baha dasar saja, misalnya sagu menjadi papeda. Namun lewat pelatihan ini sagu akan dihasilkan turunan-turunannya seperti sagu jadi tepung, sagu jadi mi, sagu jadi kue dan jenis lainnya,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut bupati menyampaikan, peserta juga dilatih agar kualitas hasil olahan panganya bisa berkualitas. Ia menambahkan, bahwa pihaknya sangat mendukung penuh kegiatan itu. Mengingat sagu bukan saja nilai sosial dan budaya saja, tetapi juga menjadi nilai ekonomi bagi masyarakat.

 

Sementara itu, Direktur Penyerasian Pembangunan Daerah Khusus PDTT, Dr. Dwi Rudi Hartoyo menjelaskan bahwa secara nasional pemerintah menginginkan ada penguatan pangan lokal. Pihaknya memilih sagu karena potensi unggulan hampir semua wilayah di tanah Papua.

 

“Hari ini kita mencoba melakukan gerakan memasifkan sagu untuk warga sendiri dan untuk kepentingan yang lebih besar lagi. Sagu juga memiliki manfaat dalam kesehatan badan, jika ini dikembangkan terus tentu sangat bermanfaat,” pungkasnya.

 

Penulis: Ilham W
Editor: Danu

Ikuti berita Kolomdesa.com terupdate di:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *