Kolomdesa.com, Jombang – Pemerintah Desa (Pemdes) Kepatihan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, terus memperkuat ketahanan pangan dan mendukung peningkatan perekonomian warga melalui bantuan berupa kompor satu tungku yang diberikan kepada 350 pelaku UMKM.
”Bantuan ini kita realisasikan pada perubahan APBDes 2024 di bidang ketahanan pangan,” kata Kepala Desa Kepatihan, Erwin Pribadi. Sabtu (26/10/2024).
Erwin menjelaskan bahwa bantuan kompor satu tungku ini ditujukan bagi warga yang memiliki usaha mikro kecil dan menengah sebagai bentuk dukungan terhadap usaha mereka. Selain itu, bantuan tersebut juga sesuai dengan instruksi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang meminta desa mengalokasikan 20 persen anggaran desa untuk ketahanan pangan.
”Salah satunnya kami hari ini menyalurkan bantuan kompor satu tungku bagi UMKM,” ujar dia.
Erwin menambahkan bahwa bantuan kompor ini diharapkan dapat menjadi bantuan yang efektif, mengingat sebagian besar pelaku UMKM di Kepatihan sangat memerlukan fasilitas tersebut.
”Apalagi wilayah Kepatihan tidak ada perkebunan, maupun pertanian, jadi rata-rata mereka pekerja swasta maupun UMKM yang kami data jumlahnya kurang lebih 350 KPM,” jelas dia.
Sementara itu, Camat Jombang Heri Prayitno turut hadir dalam acara penyerahan bantuan, memberikan apresiasi atas inisiatif Pemdes Kepatihan.
”Tentunya kami menyampaikan apresiasi, karena ini yang dibutuhkan masyarakat,” ujar dia.
Menurutnya, bantuan tersebut sudah tepat sasaran karena mayoritas warga Desa Kepatihan bekerja sebagai UMKM.
”Harapan saya dengan bantuan ini, usaha yang ditekuni semakin berkembang dan menigkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Program bantuan kompor satu tungku ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mendukung keberlanjutan dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Kepatihan di tengah upaya peningkatan ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Penulis : Moh. Mu’alim
Editor : Danu
