Bali – Pemerintah Kabupaten Badung, Bali meminta masyarakat khususnya generasi muda untuk menjadikan momentum perayaan HUT ke-78 RI, sebagai intropeksi dan evaluasi diri. Hal ini bertujuan untuk menjaga perjuangan tokoh pahlawan pendiri bangsa Indonesia.
“Momentum perayaan HUT RI ini dimanfaatkan untuk melakukan intropeksi sekaligus evaluasi diri terkait dengan tanggung jawab yang besar melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa Indonesia. Tokoh-tokoh bangsa para pahlawan,” kata Sekertaris Daerah Kabupaten badung, I wayan Adi Arnawa, Senin (7/8/20230).
Ia mengatakan, para generasi muda sangat diharapkan untuk bisa membawa marwah dari para pejuang dalam melanjutkan perjuangannya di saat ini. Hal tersebut dalam rangka menumbuhkan semangat para pemuda.
“Dimasa kemerdekaan ini kebodohan dan kemiskinan sebisa mungkin harus kami minimalkan bila perlu zero pertumbuhannya. Tidak ada pertumbuhan kemiskinan, penganggura dan kebodohan, ini tugas kami bersama untuk mengentaskannya,” katanya.
Ia juga mengatakan, Pemkab Badung dalam hal ini sudah menjalankan program layanan prima dan gratis kepada masyarakat seperti Kartu Krama Badung Sehat.
“Banyak program yang sudah dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Badung termasuk jajaran pemerintah desa yang harus terus kami dukung bersama namun tetap tidak boleh meninggalkan kearifan lokal yang ada,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendorong seluruh komponen masyarakat agar bisa menjadikan momentum perayaan kemerdekaan untuk mengubah diri agar dapat menjadi bangsa yang kuat.
“Sudah ssatnya kita berpikir dari segala aspek sehingga benar-benar apa yang menjadi impian, keinginan pemerintah indonesia bisa terwujud. Jadi semua komponen masyarakat harus terlibat,” pungkasnya.
Penulis: Hafidus Syamsi
Editor: Mukhlis